Jaksel, 20 Juni 2021
Bertempat di masjid Baabussalam Duren Tiga Pancoran Jakarta Selatan sebanyak 19 santri halaqoh terdiri dari laki-laki 9 orang dan perempuan 10 orang mulai dari pelajar kelas 6 SD hingga kelas 2 SMP, yang selama ini dibina dalam sebuah kegiatan Program Penghafal Quran ( PPQ) dibawah Yayasan Daarul Ilmi Baabussalam berhasil mengikuti penyelenggaraan ujian (ikhtibar) hafalan Quran untuk juz 29 & 30 pada Sabtu (19/6) lalu.
Menurut KH. Ahmad Saebani selaku Ketua Dewan Guru target ujian sesuai dengan kurikulum yang berlaku untuk ujian kali ini yaitu hafalan juz 29 dan juz 30. “Pada ujian hari ini kami menargetkan semua santri yang mengikuti ujian bisa berhasil Mumtaz.
Alhamdulillah dari 19 santri, 70 persennya berhasil mumtaz atau sempurna bacaan dan hafalannya. Adapun sisanya jayyid jiddan ( sangat baik) dan jayyid ( baik ), ” ujar Saebani dalam keterangannya kepada KIM Jaksel.

Penyelenggaraan ujian siswa PPQ bekerjasama dengan DKM Baabussalam dan PAC LDII Duren Tiga. Pelaksanaannya di awasi langsung oleh Dewan Guru serta sejumlah pengurus dan pembina yayasan Daarul Ilmi Baabussalam.Dewan Guru berharap bagi santri yang akan bergeser ke kelas jenjang berikutnya, yaitu masuk ke kelas PPS agar tetap selalu mempertahankan hafalannya dengan cara rajin murojaah, baik murojaah bersama maupun murojaah mandiri. Sehingga hafalan yang diperoleh minimal tetap bertahan dengan baik, syukur-syukur bisa menambah lagi.

Banyaknya kesibukan para santri yang notabene juga sebagai siswa maupun siswi sekolah umum, maka agar hafalan tidak pudar dan bahkan bisa menambah dengan baik, jangan menambah kesibukan dengan bermain permainan-permainan lahan, seperti banyak bermain ponsel, game dan lain-lain yang tidak bermanfaat. Hal ini harus diperhatikan agar siswa para santri bisa lebih baik lagi dan terus terjaga semangatnya.
Hal senada disampaikan Pembina Yayasan Daarul Ilmi Baabussalam Ismiyanto, S.Pd. , yang mengharapkan agar ke depan PPQ bisa lebih baik lagi. Caranya dengan terus mengambil pelajaran dari santri yang sudah berjalan selama ini.”Yang sudah baik kita pacu dan kita lanjutkan, sedangkan kekurangan yang ada kita perbaiki kearah kesempurnaan. Sebagai orang tua tentunya sangat berharap putra-putrinya kelak mampu menjadi hafidz yang sempurna atau mendekatinya,” harapnya.

Sementara itu Kepala Sekolah PPQ Daarul Ilmi Baabussalam Bayu Purwanto menambahkan total santri PPQ angkatan ke 2 ini ada 19 siswa dengan usia antara 12 – 15 tahun. “Untuk angkatan ke 3 nanti akan kita seleksi Insya Allah Sabtu 10 Juli 2021 mendatang. Peserta juga Insya Allah akan lebih banyak, karena adanya penerapan sistem berjenjang,” tambahnya. ( */kim )